Pantun Pembuka Bicara | Majlis | Lawak | Pembentangan | Forum | Pantun Pembuka Bicara Perkenalan Diri | Bahasa Melayu | Malaysia | My Wislah | Wislah Malaysia |
Pantun Pembuka Bicara
Selamat datang ke Wislah Malaysia (My.Wislah.Com), kini anda mengunjungi edisi khas iaitu edisi pantun. Terdapat banyak pantun dalamnya, semoga anda dapat menikmatinya. Dalam bahagian ini anda akan membaca pantun Pembuka Bicara
Pantun Pembuka Bicara Majlis
- Melati kuntum tumbuh melata,
- Sayang merbah di pohon cemara;
- Assalamualaikum mulanya kata,
- Saya sembah pembuka bicara.
- Ingin rasa memakan kari,
- Kari cendawan batang keladi;
- Girang rasa tidak terperi,
- Bertemu tuan yang baik budi.
- Mencari timba si anak dara,
- Di bawah sarang burung tempua;
- Salam sembah pembuka bicara,
- Selamat datang untuk semua.
- Sayang kumbang mencari makan,
- Terbang seiring di tepi kali;
- Selamat datang kami ucapkan,
- Moga diiring restu Ilahi.
- Ke Pekan Kuala membeli bingka,
- Sayang pesanan terlupa sudah;
- Majlis bermula tirai dibuka,
- Dengan alunan madah yang indah.
- Indah berbalam si awan petang,
- Berarak di celah pepohon ara;
- Pemanis kalam selamat datang,
- Awal bismillah pembuka bicara.
- Mega berarak indah berbalam,
- Dipuput bayu ke pohon ara;
- Pemanis kalam selamat malam,
- Awal bismillah pembuka bicara.
Pantun Pembuka Bicara Acara
- Melati kuntum tumbuh melata,
- Sayang merbah di pohon cemara;
- Assalamualaikum mulanya kata,
- Saya sembah pembuka bicara.
- Mencari timba si anak dara,
- Di bawah sarang burung tempua;
- Salam sembah pembuka bicara,
- Selamat datang untuk semua.
- Sayang kumbang mencari makan,
- Terbang seiring di tepi kali;
- Selamat datang kami ucapkan,
- Moga diiringi restu Ilahi.
- Ke Pekan Kuala membeli bingka,
- Sayang pesanan terlupa sudah;
- Majlis bermula tirai dibuka,
- Dengan alunan madah yang indah.
- Indah berbalam si awan petang,
- Berarak di celah pepohon ara;
- Pemanis kalam selamat datang,
- Awal bismillah pembuka bicara.
- Mega berarak indah berbalam,
- Dipuput bayu ke pohon ara;
- Pemanis kalam selamat malam,
- Awal bismillah pembuka bicara.
- Assalamualaikum salam sejahtera
- Pembuka kata lidah bicara
- Izinkan saya mulakan acara
- Semoga majlis disambut ceria
- Kompang bergema pusaka bangsa
- Dipalu oleh si anak muda
- Hadir tuan meriah suasana
- Kami menyambut penuh gembira
- Ulik Mayang nyanyian asli
- Dilagu si gadis merdu sekali
- Terima Kasih sekalung budi
- Sudi datang ke majlis merai.
- Melayang serindit di atas permatang
- Merbah berkicau di hujung muara
- Pemanis kata selamat datang,
- Awal Bismillah pembuka bicara.
Pantun Pembuka Bicara Perkenalan Diri
- Bukit Puteri Nama Diberi
- Menyimpan Sejarah Sepanjang Masa
- Meraut Seni Menyulam Tradisi
- Tersimpul Ikatan Jalinan Mesra
- Salam Bersua Pemanis Kata
- Kini Bermula Budaya Tradisi
- Hebat Pekerti Pintar Bicara
- Perkenal Pasukan Ayuh Mulakan
- Kanda Di Sana Segaknya Amboi
- Dinda Pula Sopan Gemalai
- Kami Berlima Bersatu Hati
- Menjulang Nama Warisan Tercinta
Pantun Pembuka Bicara: Maksud, Fungsi dan Tujuan
Pantun Pembuka Bicara merujuk kepada pantun yang digunakan sebagai pengantar atau pembuka dalam suatu percakapan atau acara tertentu. Pantun ini mempunyai maksud, fungsi, dan tujuan tertentu dalam memperkenalkan diri, menciptakan suasana yang santai, dan memancing minat pendengar.
Maksud Pantun Pembuka Bicara adalah untuk memulai percakapan atau acara dengan cara yang menarik dan menyenangkan. Pantun ini mengandungi lirik-lirik yang mengungkapkan salam, perkenalan, atau pembuka yang kreatif. Pantun Pembuka Bicara juga dapat menggambarkan kecerdasan, keindahan bahasa, dan kehangatan dalam menyapa pendengar.
Fungsi Pantun Pembuka Bicara adalah sebagai sarana komunikasi yang menarik perhatian dan menciptakan suasana yang santai. Pantun ini menjadi alat yang digunakan untuk memancing minat pendengar, menyapa dengan penuh kreativitas, dan menampilkan keahlian dalam penggunaan bahasa. Selain itu, Pantun Pembuka Bicara juga berfungsi sebagai penghubung antara pembicara dan pendengar, menciptakan ikatan emosional, dan mempererat hubungan sosial.
Tujuan utama Pantun Pembuka Bicara adalah untuk memulai percakapan atau acara dengan suasana yang menyenangkan dan hangat. Pantun ini bertujuan untuk menciptakan hubungan yang akrab antara pembicara dan pendengar, memancing minat pendengar, dan menghibur audiens. Tujuan lainnya adalah untuk menarik perhatian pendengar, membuat mereka terlibat dalam percakapan, dan memperluas jaringan sosial.
Pantun Pembuka Bicara sering kali digunakan dalam acara formal atau informal, seperti pertemuan, seminar, perayaan, atau pertemuan sosial. Pantun ini dapat diucapkan secara langsung oleh pembicara atau digunakan sebagai ungkapan selamat datang melalui ucapan, presentasi, atau pidato. Pantun Pembuka Bicara memberikan sentuhan kecerdasan bahasa, kreativitas, dan kehangatan dalam memulai percakapan.
Secara kesimpulannya, Pantun Pembuka Bicara adalah jenis pantun yang digunakan sebagai pengantar atau pembuka dalam percakapan atau acara. Pantun ini memiliki maksud untuk memperkenalkan diri, menciptakan suasana yang santai, dan memancing minat pendengar. Fungsi pantun ini adalah sebagai sarana komunikasi yang menarik perhatian, menciptakan ikatan emosional, dan mempererat hubungan sosial. Dengan menggunakan Pantun Pembuka Bicara dengan kreativitas dan kecerdasan, kita dapat memulai percakapan dengan menyenangkan, menarik perhatian, dan menciptakan hubungan yang akrab dengan pendengar.



